~Saudara
Pagi itu sekitar jam 6 lebih seperempat saya tiba di Bandara Pulau Penang untuk penerbangan ke KL. Saya belum sholat subuh, bukan karena telat atau kesiangan, tapi waktu azan subuh di Penang memang baru berkumandang jam 6.17an waktu setempat.
Di bandara di negeri orang seperti Penang saya tak kenal siapapun. Saya seperti merasa sendiri. 
Saya lalu mencari mushola dan menemukannya di lantai underground. Usai shalat sunat dan mendengar azan subuh ada seorang bapak yang masuk mushola dan hendak sholat subuh juga. 
Saya mempersilahkan beliau menjadi imam, namun beliau dengan sopan justru mempersilahkan saya. Beberapa orang nampaknya juga ikut berjamaah.
Di sini di negeri asing tak kenal siapa-siapa tiba-tiba saya menemukan saudara yang sama-sama tunduk ruku dan sujud dalam ibadah. Tak melihat usia, warna kulit, ras maupun suku bangsa.
Dan saya merasa tak sendiri lagi.
~